Tadris IPS FTIK UIN KHAS Jember Peringati Hari Buruh 2026, Teguhkan Kepedulian Sosial dan Nilai Keadilan
Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember turut memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 sebagai momentum refleksi terhadap pentingnya peran pekerja dalam pembangunan bangsa.
Melalui publikasi visual bertema “Selamat Memperingati Hari Buruh – Untuk setiap kerja keras yang tak selalu terlihat”, Tadris IPS menegaskan penghargaan terhadap berbagai profesi pekerja, mulai dari sektor formal hingga informal, yang selama ini menjadi tulang punggung kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Peringatan ini tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan nilai-nilai pembelajaran IPS yang menekankan pada keadilan sosial, empati, dan kesadaran kritis terhadap isu ketenagakerjaan. Hal ini selaras dengan visi Tadris IPS dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap realitas sosial.
Koorprodi Tadris IPS menyampaikan bahwa momentum Hari Buruh menjadi bahan refleksi penting dalam pembelajaran kontekstual di kelas, khususnya dalam kajian ekonomi, sosiologi, dan geografi sosial. Mahasiswa didorong untuk memahami dinamika ketenagakerjaan, hak-hak buruh, serta tantangan global seperti digitalisasi kerja dan ketimpangan ekonomi.
“Peringatan Hari Buruh ini menjadi pengingat bahwa setiap pekerjaan memiliki nilai dan kontribusi. Dalam perspektif IPS, ini adalah bagian dari pembelajaran nyata tentang keadilan dan kesejahteraan sosial,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Tadris IPS juga berkomitmen mengintegrasikan isu-isu ketenagakerjaan dalam pendekatan etnopedagogi dan project-based learning, sehingga mahasiswa dapat melakukan kajian langsung di masyarakat, termasuk pada sektor pekerja lokal dan komunitas berbasis kearifan lokal.
Dengan semangat Hari Buruh 2026, Tadris IPS FTIK UIN KHAS Jember berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menghargai kerja keras serta memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial di tengah masyarakat.



