tips@iain-jember.ac.id

Dosen Tadris IPS UIN KHAS Jember Ikuti Bootcamp Ecotheology Studies 2025

Home >Berita >Dosen Tadris IPS UIN KHAS Jember Ikuti Bootcamp Ecotheology Studies 2025
Diposting : Jumat, 10 Oct 2025, 02:55:35 | Dilihat : 54 kali
Dosen Tadris IPS UIN KHAS Jember Ikuti Bootcamp Ecotheology Studies 2025


Jember, 9 Oktober 2025 — Salah satu dosen Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember, Abdurrahman, turut serta sebagai peserta dalam kegiatan Bootcamp Ecotheology Studies: Multidisciplinary Approaches yang diselenggarakan oleh UIN KHAS Jember selama dua hari, 9–10 Oktober 2025.

Mengusung tema “Living Ecotheology: Belajar Dari Kehidupan Sehari-hari Masyarakat Desa”, bootcamp ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan multidisipliner dalam studi ekoteologi serta memperkuat keterlibatan akademisi dalam isu-isu lingkungan hidup dan sosial berbasis kearifan lokal.

Kegiatan hari pertama yang berlangsung pada Kamis, 9 Oktober 2025, dimulai dengan registrasi peserta pada pukul 07.30 WIB dan dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. M. Khusna Amal, S.Ag., M.Si.

Materi pertama yang dibawakan oleh Prof. Luchman Hakim, S.Si., M.Agr.Sc., Ph.D dari Universitas Brawijaya membahas tentang Diskursus Ekologi: Dasar-dasar & Terapan. Sesi ini membuka wawasan peserta terhadap dasar-dasar pemikiran ekologi dan aplikasinya dalam berbagai bidang.

Pada sesi siang, Prof. Luchman kembali menyampaikan materi lanjutan bertema Isu-isu Kontemporer Ekoteologi, dilanjutkan oleh sesi ketiga yang disampaikan oleh Prof. Arif Zamhari, M.Ag., Ph.D, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang mengulas teori, pemetaan isu, dan metodologi dalam studi ekoteologi.

Abdurrahman, dosen Tadris IPS yang mengikuti seluruh rangkaian sesi hari pertama, menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. "Bootcamp ini membuka perspektif baru dalam melihat relasi antara masyarakat, agama, dan lingkungan. Sangat relevan untuk dikembangkan dalam pembelajaran IPS di sekolah," ungkapnya.

Partisipasi dosen Tadris IPS dalam forum ilmiah seperti ini diharapkan mampu memperkaya wawasan akademik dan mendukung pengembangan kurikulum berbasis isu-isu ekologi dan sosial yang aktual.

Kegiatan bootcamp akan berlanjut hingga Jumat, 10 Oktober 2025, dengan pembahasan yang lebih mendalam mengenai interaksi masyarakat desa dengan alam serta kajian kebijakan lingkungan hidup di tingkat lokal.

;