Tingkatkan Kualitas Profil Lulusan Dosen Tadris IPS Ikuti Workshop Peninjauan KKNI di UIN Malang
Dalam rangka peningkatan kualitas profil lulusan mahasiswa Prodi Tadris IPS, Musyarofah (Ketua Prodi) dan Depict Pristine (Dosen) Program Studi Tadris IPS IAIN Jember mengikuti "Workshop Peninjauan Kurikulum dengan tema Tantangan Global Pendidikan/Tadris IPS di Lingkungan PTKI. Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis 26 September 2019 kemarin mendatangkan tim ahli di bidang IPS dan juga Ketua APRIPSI Prof. Nana Supriatna. Workshop ini bertujuan untuk menyelaraskan profil lulusan dari Program Studi Pendidikan/Tadris IPS di perguruan tinggi dan juga menentukan pengembangan distingsi keilmuan dari prodi umum dibawah naungan PTKI. “Interdisipliner, Integrasi, Value Based, Problem Solving, Karakter, dan Berpikir Kritis itu harus ada dalam Hidden Curriculum yang harus dikuasai oleh alumni dari Prodi Pendidikan/Tadris IPS” Ungkap Nana. Prof. Nana juga mengungkapkan “alumni S1 Pendidikan/Tadris IPS disiapkan untuk menjadi pendidik IPS di jenjang SMP/MTs Se-derajat” artinya dalam menghadapi dunia pekerjaan kedepan lulusan SI dari disiplin ilmu-ilmu sosial diciptakan untuk menjadi pendidik jenjang SMA/MA/SMK Se-derajat dan tidak diperkenankan unuk memasuki jenjang SMP/MTs sesuai dengan penyusunan profil lulusan. Pengembangan kurikulum IPS, perlu memperhatikan 10 tema yang direkomendasikan oleh NCSS. Hal tersebut berimplikasi pada mata kuliah yang ada di prodi Pendidikan/Tadris IPS sebaiknya disajikan secara tematik dan tidak persatu disiplin ilmu sosial” ungkap musyarofah. Berlanjut dengan pemateri yang kedua Dr. Sukamto dari UM mengatakan “Konsep NCSS ini juga menjadi momok dari prodi IPS di PTKI dan PTU karena kurang kesiapan dalam menelaah bahan kajian ke-IPS-an mengingat semua mata kuliah yang bersifat tematik”. Kegiatan Workshop ditutup dengan pelatihan penyusunan bahan kajian sampai dengan berbentuk RPS sesuai dengan konsep yang dipaparkan oleh tim Ahli bidan IPS. (Depict/staff prodi)



