Diposting : Kamis, 01 Dec 2022, 10:00:07 | Dilihat : 217 kali
Prodi Tadris IPS Laksanakan Kuliah Tamu
Senin, 11 November 2019 Program studi Tadris IPS IAIN Jember melaksanakan kegiatan kuliah tamu bersama Prof. Dr. H. Fatah Syukur, M.Ag dari UIN Walisongo Semarang. Kegitan yang diikuti lebih dari 75 mahasiswa, dibuka dan dimoderatori langsung oleh ibu Musyarofah, M.Pd (Ketua prodi Tadris IPS). Pada kegiatan tersebut, Prof. Fatah menyinggung persoalan perbedaan IPS di negara lain dengan di Indonesia sebagai pembuka dilanjutkan dengan pembicaraan menuju profesionalisme guru IPS di era abad 21. Di negara Amerika, IPS (Social Studies) menjadi hal yang sangat penting dalam pembangunan negara. Hal ini berbeda dengan Indonesia, IPS masih dinomorduakan. Di masyarakat masih mempercayahi bahwa pelajaran yang dianggap penting dan dapat memberikan manfaat misalnya IPA, Matematika dan sebagainya.
Terkait untuk menuju Profesionalisme Guru IPS di Era abad 21”, Prof. Fatah menjelaskan ada 4 (empat) karakter guru mengutib pendapat Wiliam Arthur Wards yaitu: pertama, Guru yang biasa bisa “Mengatakan”; kedua, Guru yang baik bisa “Menjelaskan”; ketiga, Guru yang sangat baik bisa “Mendemontrasikan”; dan keempat, Guru yang hebat bisa “Meinspirasi”. Peran guru menurut Ki Hajar Dewantara yaitu Ingarso Sun Tulodo, Ing Madyo mangun karso, Tut Wuri Handayani.
Lebih lanjut Prof. Fatah menegaskan guru yang profesional memiliki sifat yaitu: cerdas, inovatif, kreatif, jujur, disiplin, santun, percaya diri, mandiri, bertaqwa, dan demokrasi. Guru yang profesional pada abad 21 juga harus memperhatikan beberapa hal yaitu: Inovation and Creativity (45%); Networking (25%); Knowledge and Technology (20%); serta Natural Resources (10%).